Kapan Harus Cuci AC? Tanda-tanda dan Jadwal Ideal
Tim teknisi ServisRumah3 November 20264 menit baca
AC yang jarang dicuci bekerja lebih berat, kurang dingin, dan boros listrik. Ini jadwal ideal dan tanda-tanda AC Anda sudah perlu dibersihkan.
Jadwal ideal cuci AC
Untuk pemakaian rumah tangga, AC split sebaiknya dicuci setiap 3–4 bulan. Jika AC menyala lebih dari 8 jam sehari, berada di dekat jalan raya yang berdebu, atau di rumah ada hewan peliharaan, jadwalkan cuci setiap 2–3 bulan.
Di Bandung yang udaranya relatif sejuk, banyak AC hanya dipakai siang hari. Meski begitu, debu dan kelembapan tetap menumpuk di filter dan evaporator, sehingga pembersihan rutin tetap diperlukan setidaknya setiap 4–6 bulan.
Tanda AC sudah perlu dicuci
- Udara yang keluar tidak sedingin biasanya walau suhu remote sudah rendah.
- Muncul bau apek atau bau tidak sedap saat AC dinyalakan.
- Ada tetesan air dari unit indoor karena saluran pembuangan tersumbat kotoran.
- Filter terlihat abu-abu atau tertutup debu tebal.
- Tagihan listrik naik padahal pola pemakaian sama.
Apa yang dikerjakan saat cuci AC?
Cuci AC yang benar tidak hanya membersihkan filter. Teknisi akan mencuci evaporator dan blower di unit indoor dengan air bertekanan, membersihkan bak dan saluran pembuangan, lalu membersihkan kondensor di unit outdoor. Setelah itu teknisi mengecek arus listrik dan tekanan freon untuk memastikan AC bekerja normal.
Yang bisa Anda lakukan sendiri
- Lepas dan bilas filter AC setiap 2–4 minggu dengan air mengalir, keringkan sebelum dipasang kembali.
- Pastikan unit outdoor tidak tertutup barang atau tanaman.
- Gunakan suhu 24–26°C agar AC tidak bekerja terlalu berat.
Kesimpulan
Cuci AC rutin membuat ruangan lebih cepat dingin, udara lebih bersih, dan listrik lebih hemat. Jika sudah lebih dari 4 bulan sejak terakhir dicuci, atau muncul salah satu tanda di atas, saatnya menjadwalkan cuci AC.